Menjaga kesehatan jantung bukan hanya tentang mengobati penyakit, tetapi juga tentang mencegah risiko dan membantu setiap orang menjalani hidup yang lebih berkualitas.
Jantung memiliki peran penting dalam kehidupan manusia. Organ yang bekerja tanpa henti ini bertugas memompa darah ke seluruh tubuh, memastikan setiap organ mendapatkan oksigen dan nutrisi yang dibutuhkan. Karena itu, menjaga kesehatan jantung menjadi bagian penting dari upaya mempertahankan kualitas hidup.
Di balik upaya tersebut, dokter spesialis jantung dan pembuluh darah memiliki peran penting, mulai dari mendeteksi penyakit, menentukan penanganan yang tepat, hingga memberikan edukasi mengenai pencegahan penyakit kardiovaskular.
Salah satu dokter yang mendedikasikan keahliannya di bidang ini adalah dr. Harnanik Puji Riswati, Sp.JP-FIHA, dokter spesialis jantung dan pembuluh darah yang melayani pasien di RS Wava Husada Kepanjen dan RS Wava Husada Kesamben.
Ketertarikan pada Jantung, Berawal dari Keinginan Memahami Tubuh Manusia
Bagi dr. Harnanik, ilmu jantung merupakan bidang yang menarik karena berkaitan erat dengan cara kerja tubuh manusia secara menyeluruh. Penanganan penyakit jantung juga menuntut ketelitian, kemampuan analisis, serta pengambilan keputusan yang cepat dan tepat.
“Ilmu jantung membantu kita memahami bagaimana tubuh bekerja secara menyeluruh, dan sering kali membutuhkan pengambilan keputusan yang cepat dan tepat,” ungkapnya.
Selain kompleksitas ilmunya, perkembangan teknologi di bidang kardiovaskular yang begitu pesat turut menjadi daya tarik tersendiri. Kemajuan tersebut membuka peluang bagi penanganan penyakit jantung yang semakin berkembang sesuai kebutuhan pasien.
Namun, ada satu hal yang menurutnya tidak kalah penting: banyak risiko penyakit jantung dapat dikurangi melalui edukasi dan perubahan gaya hidup.
Hal inilah yang membuat peran dokter spesialis jantung tidak terbatas pada pengobatan ketika penyakit muncul. Edukasi mengenai pola makan seimbang, aktivitas fisik, pengendalian tekanan darah, serta kebiasaan hidup sehat juga menjadi bagian penting dalam menjaga kesehatan jantung.
Perjalanan Pendidikan dan Pengalaman Profesional
Perjalanan dr. Harnanik dalam bidang kedokteran ditempa melalui pendidikan dan pengalaman praktik di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan.
Ia menempuh pendidikan di Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya. Pengalaman profesionalnya antara lain dimulai melalui program internsip di Puskesmas Sutojayan dan RSUD Ngudi Waluyo, Blitar, pada 2015.
Pada tahun yang sama, ia mulai menjalani praktik di RS Wava Husada Kepanjen hingga 2021. Selanjutnya, ia menempuh pendidikan Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) di RSUD Dr. Saiful Anwar, Malang, untuk mendalami bidang jantung dan pembuluh darah.
Rangkaian pendidikan dan pengalaman tersebut menjadi bagian dari perjalanan profesionalnya dalam mengembangkan kompetensi klinis serta memahami kebutuhan pasien dengan kondisi kesehatan yang beragam.
Saat ini, dr. Harnanik melayani pasien di RS Wava Husada Kepanjen dan RS Wava Husada Kesamben.
Mengenal Lebih Dekat Penyakit Jantung dan Pembuluh Darah
Bidang keahlian dr. Harnanik mencakup berbagai kondisi yang berkaitan dengan sistem kardiovaskular, yaitu jantung dan pembuluh darah.
Beberapa kondisi yang menjadi bagian dari keahlian tersebut meliputi:
- Penyakit jantung koroner, yaitu kondisi ketika aliran darah ke otot jantung berkurang akibat penyempitan atau penyumbatan pembuluh darah koroner.
- Gagal jantung, kondisi ketika jantung tidak mampu memompa darah secara optimal sesuai kebutuhan tubuh.
- Gangguan irama jantung (aritmia), yaitu kondisi ketika detak jantung terlalu cepat, terlalu lambat, atau tidak teratur.
- Penyakit katup jantung, yaitu gangguan pada katup yang berfungsi mengatur aliran darah di dalam jantung.
- Penyakit jantung bawaan pada orang dewasa, yaitu kelainan struktur jantung yang sudah ada sejak lahir dan dapat memerlukan pemantauan maupun penanganan saat dewasa.
- Hipertensi, atau tekanan darah tinggi yang perlu dikendalikan untuk mengurangi risiko komplikasi kardiovaskular.
- Penyakit pembuluh darah perifer, yaitu gangguan pada pembuluh darah di luar jantung, terutama yang memengaruhi aliran darah ke anggota gerak.
- Pencegahan penyakit kardiovaskular, melalui pengendalian faktor risiko, pemeriksaan kesehatan, dan penerapan gaya hidup sehat.
Beragam kondisi tersebut menunjukkan bahwa penyakit kardiovaskular tidak selalu hadir dalam bentuk keluhan nyeri dada. Sebagian gangguan dapat berkembang secara perlahan dan tidak selalu menimbulkan gejala yang jelas pada tahap awal.
Karena itu, mengenali faktor risiko dan melakukan pemeriksaan kesehatan sesuai kebutuhan menjadi langkah penting untuk mendeteksi masalah lebih dini.
Bagi Dokter, Setiap Pasien Memiliki Cerita yang Berbeda
Di tengah perkembangan ilmu kedokteran dan teknologi medis, dr. Harnanik memandang interaksi langsung dengan pasien sebagai salah satu pengalaman paling berharga selama menjalani profesinya.
Menurutnya, setiap pasien memiliki latar belakang, kekhawatiran, dan kebutuhan yang berbeda. Hal tersebut menjadi pengingat bahwa pelayanan kesehatan tidak hanya membutuhkan kompetensi klinis, tetapi juga empati dan komunikasi yang baik.
“Penting untuk menjadi dokter yang kompeten secara klinis, tetapi penting juga memiliki empati dan kemampuan komunikasi yang baik,” tuturnya.
Pendekatan tersebut menegaskan bahwa pelayanan kesehatan yang baik tidak hanya berfokus pada diagnosis dan terapi. Mendengarkan keluhan, menjelaskan kondisi kesehatan dengan bahasa yang mudah dipahami, serta membantu pasien memahami pilihan penanganan juga merupakan bagian penting dari proses pelayanan.
Bagi pasien dengan penyakit jantung yang membutuhkan pemantauan jangka panjang, komunikasi yang baik dapat membantu mereka memahami kondisi yang dialami dan menjalani anjuran perawatan dengan lebih optimal.
Menjaga Jantung Dimulai dari Kebiasaan Sehari-hari
Salah satu pesan penting dalam pencegahan penyakit kardiovaskular adalah bahwa kesehatan jantung perlu dijaga bahkan sebelum muncul keluhan.
Ada beberapa langkah sederhana yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari:
- Terapkan pola makan seimbang. Perbanyak sayur, buah, dan sumber serat. Batasi konsumsi garam berlebihan, lemak jenuh, serta makanan tinggi gula sesuai kebutuhan kesehatan.
- Lakukan aktivitas fisik secara teratur. Sesuaikan jenis dan intensitas olahraga dengan usia serta kondisi kesehatan. Bagi orang yang memiliki penyakit jantung, konsultasikan terlebih dahulu mengenai aktivitas yang aman.
- Pantau tekanan darah. Hipertensi sering kali tidak menimbulkan gejala, tetapi dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke apabila tidak dikendalikan.
- Hindari rokok. Merokok dapat merusak pembuluh darah dan meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular.
- Lakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala. Pemeriksaan membantu mengidentifikasi faktor risiko seperti tekanan darah tinggi, kadar kolesterol, dan gangguan gula darah.
- Jangan abaikan gejala yang mencurigakan. Nyeri atau rasa tertekan di dada, sesak napas, keringat dingin, atau nyeri yang menjalar ke lengan, punggung, maupun rahang dapat menjadi tanda kondisi serius. Jika gejala tersebut muncul, terutama secara mendadak, segera cari pertolongan medis darurat.
Langkah-langkah tersebut bukan jaminan bahwa seseorang terbebas sepenuhnya dari penyakit jantung, tetapi dapat membantu menurunkan risiko dan mendukung kesehatan kardiovaskular.
Menjadi Dokter yang Bermanfaat bagi Sesama
Bagi dr. Harnanik, gelar dokter spesialis jantung dan pembuluh darah bukan sekadar pencapaian profesional. Ada tujuan yang lebih besar di baliknya, yaitu memberikan manfaat bagi orang lain.
“Tentu saja ingin menjadi dokter yang bermanfaat. Harapannya, saya bisa membantu pasien mendapatkan kualitas hidup yang lebih baik,” ungkapnya.
Harapan tersebut sejalan dengan pentingnya pelayanan kardiovaskular yang tidak hanya berorientasi pada penanganan penyakit, tetapi juga pada upaya membantu pasien menjalani kehidupan sehari-hari dengan lebih baik.
Melalui pelayanan, edukasi, dan komunikasi yang baik, dokter spesialis jantung memiliki peran dalam membantu masyarakat memahami pentingnya menjaga kesehatan jantung sejak dini.
Sebab, jantung yang sehat bukan hanya tentang panjangnya usia, tetapi juga tentang kesempatan untuk menjalani kehidupan dengan lebih aktif, produktif, dan berkualitas.
Konsultasi Jantung dan Pembuluh Darah di RS Wava Husada
Mengenali kondisi kesehatan jantung merupakan langkah awal untuk mendapatkan penanganan yang sesuai. Apabila memiliki keluhan yang berkaitan dengan jantung dan pembuluh darah atau membutuhkan evaluasi faktor risiko kardiovaskular, konsultasi dengan dokter spesialis dapat membantu menentukan pemeriksaan dan penanganan yang diperlukan.
Harnanik Puji Riswati, Sp.JP-FIHA melayani pasien di:
-
- RS Wava Husada Kepanjen
- RS Wava Husada Kesamben
Jangan menunggu hingga keluhan mengganggu aktivitas sehari-hari. Kenali faktor risiko, terapkan gaya hidup sehat, dan lakukan pemeriksaan sesuai kebutuhan.