Open/Close Menu Wava Husada

Campak merupakan salah satu penyakit infeksi yang sangat mudah menular dan masih menjadi perhatian serius dalam kesehatan masyarakat. Penyakit ini disebabkan oleh virus campak yang menyebar melalui percikan droplet ketika seseorang batuk, bersin, atau berbicara. Meskipun vaksin sudah tersedia sejak lama, kasus campak masih ditemukan di berbagai wilayah, terutama pada anak yang belum mendapatkan imunisasi lengkap.

Berdasarkan data Kementerian Kesehatan per 23 Februari 2026, tercatat sebanyak 8.224 kasus suspek campak dengan 4 kasus kematian. Pada periode yang sama di tahun 2026 juga terjadi 21 Kejadian Luar Biasa (KLB) suspek campak yang tersebar di 17 kabupaten/kota pada 11 provinsi. Dari jumlah tersebut, 13 KLB di 6 provinsi telah terkonfirmasi melalui pemeriksaan laboratorium. Lima provinsi dengan laporan KLB terbanyak yaitu Sumatera Barat, Sumatera Selatan, DI Yogyakarta, Jawa Barat, dan Jawa Tengah. Data ini menunjukkan bahwa campak masih berpotensi menimbulkan kejadian luar biasa jika tidak diwaspadai.

Secara medis, campak biasanya diawali dengan gejala demam tinggi, batuk, pilek, dan mata merah. Beberapa hari kemudian muncul ruam kemerahan yang biasanya dimulai dari wajah lalu menyebar ke seluruh tubuh. Pada sebagian kasus, campak dapat menimbulkan komplikasi serius seperti diare berat, infeksi telinga, pneumonia, bahkan radang otak yang berisiko menyebabkan kematian, terutama pada bayi dan anak dengan daya tahan tubuh rendah.

Pencegahan paling efektif terhadap campak adalah melalui imunisasi campak atau MR (Measles-Rubella) sesuai jadwal yang dianjurkan. Imunisasi tidak hanya melindungi individu, tetapi juga membantu membentuk kekebalan kelompok sehingga penularan dapat ditekan. Selain itu, masyarakat juga dianjurkan menjaga kebersihan, menerapkan etika batuk, serta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan jika anak mengalami demam disertai ruam.

Dengan meningkatnya mobilitas masyarakat dan masih adanya anak yang belum mendapatkan imunisasi lengkap, kewaspadaan terhadap campak perlu terus ditingkatkan. Peran orang tua dalam memastikan imunisasi anak lengkap serta deteksi dini gejala menjadi langkah penting untuk mencegah penyebaran penyakit ini di lingkungan sekitar.

Ditulis Oleh : dr. Linda Oktaviana Suci C., Sp.A

Write a comment:

*

Your email address will not be published.

Kontak kami        0341.393000