drg. Zefry Zainal A., Sp.BM., M.Ked. Klin. (Spesialis Gigi)

Ketika mendengar kista, apa yang ada dipikiran Anda? Beberapa orang memikirkan kista pasti terjadi di rahim. Namun ternyata, kista juga dapat menyerang di rahang, baik rahang atas maupun rahang bawah. Berikut pemaparan drg. Zefry Zainal A., Sp.BM. M.Ked.Klin mengenai Kista Odontogenik dan bahaya yang menyertainya.

Kista merupakan kumpulan cairan yang diliputi oleh sel epitel yang berada di suatu jaringan. Drg. Zefry mengibaratkan sebuah balon yang berisi cairan. Selaputnya adalah sel epitel. Jika cairan bertambah banyak maka balon pun semakin mengembang. Akibatnya, balon yang mengembang dapat mendesak tulang dan menyebabkan tulang rusak (destruksi).

Kebanyakan kasus kista yang ada di rongga mulut atau di rahang salah satunya disebabkan oleh gigi atau biasa disebut kista odontogenik. Penyebabnya bisa infeksi gigi, misalnya sisa akar, gigi yang berlubang besar, perawatan gigi yang salah (bukan seharusnya), dan trauma (benturan atau kecelakaan yang menyebabkan gigi patah lalu infeksi). Kebanyakan bersifat asimtomatik atau tidak dirasakan oleh pasien. “Karena biasanya awal-awal penyebabnya merupakan sisa akar atau gigi berlubang yang berakhir bengkak hilang-timbul,” tutur drg. Zefry.

Mengapa bengkak bisa hilang timbul ? Menurut drg. Zefry, ibarat sebuah balon, cairan bisa saja keluar namun masih tersisa kantong (rongga). Saat cairan keluar maka balon akan menjadi kempes. Apabila terisi cairan kembali maka balon akan semakin mengembang dan menyebabkan bengkak di rahang.

Disinilah peran penting layanan kesehatan. Jika kondisi dibiarkan secara terus menerus dikhawatirkan terjadi destruksi (kerusakan) pada tulang. Kerusakan ini dapat menyebabkan bengkak besar. Akhirnya, biaya berobat pun semakin besar. Drg. Zefry berpesan, seyogianya, masyarakat segera memeriksakan diri untuk mencegah risiko yang semakin besar.

Lanjut drg. Zefry rontgen panoramic yang ada di RS Wava Husada memiliki kualitas yang bagus dan mendukung diagnosa penyakit kista odontogenik. Pemeriksaan panoramic ini merupakan pemeriksaan penunjang yang digunakan dalam kedokteran gigi berupa bentuk foto Rontgen. Pemeriksaan gigi ini bertujuan untuk melihat lebih jauh dan jelas gambaran gigi dan jaringan keras penyangga gigi dan tulang rahang.

WAVA TIMES EDISI 33

© 2019 - RS Wava Husada

Kontak kami        0341.393000