dr. Evawani Rahadini, Sp.KK

Pada era sekarang ini tidak dapat dipungkiri bahwa penampilan merupakan hal yang tidak bisa dikesampingkan, terlebih penampilan pada wajah. Wajah kerap kali menjadi sorotan yang menunjang rasa kepercayaan diri. Sementara, masalah yang meresahkan sebagian besar orang terkait wajah adalah tentang gangguan jerawat.

Apasih jerawat itu? Jerawat atau acne adalah benjolan kecil pada wajah yang diakibatkan tersumbatnya pori-pori oleh sel-sel kulit mati sisa proses metabolisme. Tidak hanya itu, penyebab jerawat diantaranya faktor genetik atau keturunan, bakteri propionibacterium acne yang menyebabkan peradangan, susu dan makanan yang mengandung zat glikemik tinggi, dan peningkatan beberapa hormon. “Stress dan depresi merupakan faktor utama penyebab jerawat karena dapat meningkatkan hormon adrenalin,” ungkap dr. Evawani Rahadini, Sp.KK.

Dijelaskan lebih lanjut oleh dokter alumni Universitas Brawijaya tersebut, jerawat terbagi menjadi empat. Yang pertama adalah komedo, jerawat kista yaitu jerawat yang menimbulkan rasa sakit atau nyeri dan kerap kali menyebabkan bekas luka, jerawat nodul yaitu jerawat dengan peradangan berwarna merah, dan jerawat khas dengan titik putih di tengahnya.

Orang-orang dari berbagai suku bangsa, ras, dan usia bisa mengalami gangguan jerawat. Namun demikian, mayoritas penderita jerawat adalah remaja dan orang di usia muda. Hampir 85% penderita jerawat berusia antara 12 hingga 24 tahun. Lalu seperti apa cara terbaik mengatasi jerawat yang membandel?

Untuk menghindari timbulnya jerawat, usahakan wajah tidak berminyak dan tidak terlalu kering, selalu lakukan pembersihan rutin dengan tidak terlalu menggosok-gosok wajah menggunakan air bersih dan lotion, istirahat yang cukup dan hindari stress.

“Untuk mengatasi jerawat yang sudah meradang, menimbulkan bopeng atau bekas, dan susah hilang sebaiknya segera konsultasikan ke dokter kulit untuk dilakukan perawatan lebih lanjut,” ungkap dokter Evawani.

© 2019 - RS Wava Husada

Kontak kami        0341.393000